#4. Klasifikasi Bisnis E-Commerce Sesuai Kategorinya
B2B
(Business to Business)
Dua pelaku ini tentunya keduanya adalah
Pembisnis. Karena Perusahaan melakukan bisnis dengan satu sama lain seperti
produsen menjual kepada distributor dan pedagang besar menjual ke pengecer.
Harga didasarkan pada jumlah pesanan dan sering dinegosiasikan. Volume dan
nilai B2B e-commerce bisa sangat besar.
B2C
(Business to Consumer)
Untuk jenis ini pelaku Bisnis menjual
kepada masyarakat umum (consumer) biasanya melalui katalog memanfaatkan
perangkat lunak keranjang belanja. Jenis bisnis inilah yang sering kita temui
dalam dunia internet saat ini. Seperti toko online terkenal Amazon dan kalau di
indonesia saat ini seperti zalora dan lazada merupakan E-commerce jenis B2C
(Business to Consumer). Dimana Amazon merupakan pelaku bisnisnya dan masyarakat
sebagai consumernya. Penghapusan
akan kebutuhan toko fisik adalah alasan terbesar terbangunya jenis bisnis
E-commerce B2C ini. Tapi kompleksitas dan biaya logistik dapat menjadi
penghalang untuk pertumbuhan model bisnis B2C e-commerce ini.
C2B (Consumer to Business)
Untuk jenis yang
satu ini seorang pelaku konsumen proyek dengan anggaran yang ditetapkan secara
online dan dalam hitungan jam perusahaan meninjau persyaratan konsumen dan
melakukan penawaran pada proyek tersebut. Konsumen dapat melakukan peninjauan
tawaran dan memilih perusahaan mana yang akan menyelesaikan proyek mereka. ini
bisa Anda lihat pelaku ini seperti di situs Freelancer.
C2C (Consumer to Consumer)
Ada banyak situs
yang menawarkan iklan gratis, lelang, dan forum di mana tiap individu dapat
dengan mudah membeli dan menjual secara langsung dengan memanfaatkan sistem
pembayaran online seperti PayPal atau transaksi via bank, di mana orang dapat
mengirim dan menerima uang secara online dengan mudah. layanan lelang eBay
adalah contoh yang bagus di mana transaksi orang-ke-orang berlangsung setiap
hari sejak tahun 1995. Untuk jenis bisnis C2C ini jika di indonesia Anda bisa
melihat seperti apa yang dilakukan olx dan juga fjb kaskus, dimana penjual dan
pembeli adalah merupakan individu dan juga bisa berperan sebagai consumer dan
pembisnis langsung. Perusahaan menggunakan jaringan internal untuk menawarkan
produk dan layanan karyawan mereka secara online dan juga tidak selalu online
di Web – sedang terlibat dalam B2E (Business-to-Employee) e-commerce.
B2G (Business to Government)
Adalah bentuk lain dari
e-commerce yang melibatkan transaksi dengan pemerintah – dari pengadaan untuk
pengajuan pajak untuk pendaftaran bisnis untuk memperbarui lisensi. Ada
kategori lain dari e-commerce di luar sana.












0 komentar:
Posting Komentar